FPKP Garut Soroti Pelayanan Pemkab terhadap Pihak yang Isolasi Mandiri

 


GARUT, NEWSLETTERJABAR.COM-- Sehubungan merebaknya paparan Covid-19, Kabupaten Garut sudah memasuki Zona yang mencekam. Hampir setiap hari banyak terdengar warga Garut yang meninggal; begitu pula dengan tenaga kesehatan, banyak di antara mereka yang meninggal  karena Covid 19.


Diketahui pula, rumah sakit serta tempat-tempat yang ditunjuk sebagai rumah sakit darurat Covid 19 sudah penuh dengan pasien yang diisolasi; termasuk banyak pula warga Garut yang melakukan Isolasi Mandiri di rumah ,masing masing.


Terkait itu, Ketua Forum Pemerhati Kebijakan Pemerintah (FPKP) Kabupaten Garut, Ahmad 77, berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Garut mencukupi semua hak kesehatan pasien COVID-19, termasuk yang sedang melakukan isolasi mandiri.


"FPKP mendesak Pemerintah Daerah, khususnya Dinas Kesehatan untuk dapat mencukupi semua hak kesehatan pasien COVID-19, termasuk yang sedang melakukan isolasi mandiri," ujar Ahmad.


Ditandaskan Ahmad, dirinya menganggap perlu adanya sosialisasi serta edukasi terhadap pihak terpapar Covid-19.


"Saya rasa sangat perlu adanya sosialisasi dan edukasi bagi pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19," tegas dia.


Dikatakan dia juga, pihak Dinas Kesehatan hendaknya sigap dan secara masif melaksanakan sosialisasi dan edukasi tersebut.


"Dinas Kesehatan harus tanggap dan sigap. Sosialisasi dan edukasi harus dilakukan secara masif. Jangan hanya 5 M saja, tetapi Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan perlu melakukan sosialisasi perihal yang harus dilakukan masyarakat saat isolasi mandiri," tutur Ahmad.


"Misalnya, cara yang benar dan tepat bagaimana pasien Covid-19 harus bersosialisasi dengan tetangga sekitar," sambung dia.


Yang terpenting, tegas Ahmad, penuhi segala kebutuhan pihak terkonfirmasi positif Covid-19 serta menggratiskan vitamin dan obat-obatan yang dibutuhkan.


Selain itu, Ahmad juga memaparkan, banyak rumah sakit rujukan Covid-19 yang sudah penuh, sementara jumlah yang terkonfirmasi Covid-19 semakin meningkat.


"Banyak sekali pasien yang harus isolasi mandiri. Sedangkan jumlah pasien yang melakukan isolasi mandiri ini angka pastinya belum diketahui," ungkap Ahmad.


Disarankan Ahmad, meskipun pemerintah saat ini sedang memulai vaksinasi serempak, tetapi jangan sampai lengah sedikit pun menyikapi situasi terkini di Kabupaten Garut.


"Situasi sekarang sedang genting. Pemerintah harus sigap dan tanggap. Jangan hanya fokus pada vaksinasi, tetapi penanganan pasien isolasi pun jangan sampai terlupakan," pungkas Ketua FPKP, Ahmad 77. (Ed. Tg)